Cetak

Sekretaris KPU Jateng Lantik Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat KPU Jateng

on .

Pelantikan Pejabat Struktural Set KPU Jateng

Semarang, kpu-jatengprov.go.id - Berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal KPU Nomor 114/Kpts/Setjen/Tahun 2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Eselon III di Lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah dan Keputusan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah Nomor: 05/Kpts/Ses.Prov.012/III/2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Eselon IV di Lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Drs. Gatot Bambang Hastowo, M.Pd, melantik pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/3).

Pejabat eselon III yang dilantik adalah Didi Haryadi, SH, MH sebagai Kepala Bagian Program, Data, Organisasi dan SDM (PDOS), bertukar tempat dengan pejabat sebelumnya, Agus Suseno, S.Sos, M.Si yang sekarang menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Logistik (KUL). Sedangkan Pejabat eselon IV yang baru sebagai berikut:

  1. Sudjad, SH. sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Logistik pada Bagian KUL;
  2. Drs. Catur Idi Wiseno sebagai Kepala Sub Bagian Hukum pada Bagian HTH;
  3. Suparman, SE, M.Si sebagai Kepala Sub Bagian Organisasi dan SDM pada Bagian PDOS;
  4. Kurnia Dian Wijanarko, SE sebagai Kepala Sub Bagian Program dan Data pada Bagian PDOS.

Disamping itu, juga ada mutasi bagian yang melibatkan 6 (enam) orang staf pelaksana pada Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah.

Pelantikan dilakukan di ruang Aula I lantai 3 Gedung KPU Provinsi Jawa Tengah, Jl. Veteran No. I A, Semarang. Hadir dalam pelantikan, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Drs. Joko Purnomo, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Moh. Hakim Junaidi, S.Ag, M.Ag, Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Hupmas (HTH) Dra. Sri Lestariningsih, M.Si, Ketua dan Sekretaris KPU Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang, serta seluruh Staf Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya Sekretaris KPU menaruh harapan tinggi kepada para pejabat yang baru saja dilantik untuk meningkatkan kinerja dan kualitas KPU Provinsi Jawa Tengah sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang profesional.(nar/red. Foto KPUJateng/Hupmas)

Cetak

Semarak Busana Adat Di KPU Jateng

on .

Semarang (16/2), kpu-jatengprov.go.id – Sebagai  instansi vertikal di daerah , KPU Provinsi Jawa Tengah dalam hal tertentu tidak terlepas dari kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ,seperti penggunaan Pakaian atau Busana Adat Jawa Tengah.

Hari ini tanggal 16 Februari 2015, merupakan hari pertama setiap pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggunakan busana adat Jawa Tengah, berbagai corak dan ciri  khas Busana Adat  dipakai setiap pegawai di jajaran sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, dengan wajah yang ceria mencerminkan semangat untuk melestarikan Budaya dan Adat Istiadat Jawa Tengah. Ini penting agar anak cucu kita di masa mendatang tidak kehilangan jati diri Kebudayaan Jawa Tengah. Demikian sambuatan singkat inspektur Apel pagi , Kabag PDOS , Agus Suseno , yang disampaikan pada  apel pagi untuk mengawali Pemakaian Busana Adat Jawa Tengah , di halaman Kantor KPU Jateng , senin ( 16/2).

Dalam sambutan singkat yang menggunakan Bahasa Jawa “Kromo Inggil”, lebih lanjut dikatakan , pemakaian Busana Adat Jawa Tengah ini merupakan tindak lanjut surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor : 065.5/001068 tanggal 27 Januari 2015 perihal pengguna Pakaian Adat Jawa Tengah, dalam rangka mengenali kembali nilai-nilai estetika, etika, moral dan spiritual yang tekandung dalam budaya Jawa Tengah, maka pakaian adat harus digunakan setiap tanggal 15 untuk setiap bulannya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Gatot B Hastowo, di tempat terpisah mengatakan, surat edaran Gubernur Jawa Tengah tentang penggunaan pakaian adat Jawa Tengah itu sangat tepat, agar jajaran pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi contoh masyarakat Jawa Tengah secara umum untuk melestarikan budaya dan adat – istiadat di Jawa tengah supaya tidak kehilangan jati dirinya, bahwa Jawa Tengah sebagai pusat kebudayaan yang harus dijaga kelestariannya.

Pada hari pertama Pemakaian Busana Adat ini , tampak berbagai Busana Adat yang digunakan oleh jajaran Pegawai KPU Provinsi Jateng seperti Pakaian Adat Samin Suro Sentiko alias Pakaian Adat Sedulur Singkup yang berasal dari daerah Blora – Jawa Tengah , namun sebagian besar para pegawai menggunakan Busana Adat Surakarta Hadiningrat.

Sebagai dokumentasi, setelah apel pagi dilakukan foto bersama yang dipimpin oleh Sekretaris KPU Provinsi Jateng , ( SJ ).

 

Semarak Busana Adat Di KPU Jateng

 

Cetak

Komisi A DPRD Jateng Gelar Audiensi Dengan KPU Jateng

on .

SEMARANG, kpu-jatengprov.go.idaudiensi komisi a dengan kpu jateng -- Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan audiensi dengan KPU Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan membahas persiapan pemilukada serentak tahun 2015 yang akan diselenggarakan di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Pada kesempatan itu turut hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, S.Pi, M.Si.

“Kami belum terlalu jelas mengenai teknis penyelenggaraan pemilukada serentak tahun 2015, sehingga perlu bertemu dengan KPU Provinsi Jawa Tengah”, terang Ferry di Ruang Rapat Komisi A  Gedung Berlian DPRD Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan No. 7, Semarang, Senin (5/1).

Menurut Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Drs. Joko Purnomo, 16 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sudah melakukan persiapan secara intensif dari segi perencanaan anggaran, penyusunan regulasi, dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Ada 2 skenario yang dimungkinkan untuk pemilukada serentak tahun 2015. Skenario pertama, pemungutan suara akan diselenggarakan tanggal 16 Desember 2015 dengan konsekuensi anggaran dibiayai pemerintah daerah. Sedangkan skenario kedua, pelaksanaan pemungutan suara diundur pada tahun 2016 apabila mendapat persetujuan dari DPR”, lanjut dia.

“Komisi A sangat serius dan akan memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan pemilukada serentak di Jawa Tengah”, pungkas Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Fuad Hidayat. (Nar/Red)

Hak cipta dilindungi undang-undang | KPU Jawa Tengah